Ekosistem
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.[1] Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi
Selasa, 15 April 2014
20.01
Roisah Elbaety
ULANGAN HARIAN 1
MATERI TATA SURYA DAN BENDA LANGIT DI SEKITARNYA
MATERI TATA SURYA DAN BENDA LANGIT DI SEKITARNYA
Kelas / Semester : IX / Genap
Kompetensi Dasar : 5.1 Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya
Waktu : 2 x 40 menit
A. Pilihlah satu jawaban yang paling benar dengan cara member tanda silang (X) pada huruf A, B, C atau D !
1. Teori yang mengatakan bahwa Bumi sebagai pusat alam semesta dikemukakan oleh ….
A. Apolloniu
B. Claudius Ptolomeus
C. Keppler
D. Nicolous Copernicus
2. Berikut ini yang termasuk planet dalam adalah
A. Venus dan Mars
B. Merkurius dan Venus
C. Uranus dan Neptunus
D. Yupiter dan Saturnus
3. Berikut ini yang bukan akibat rotasi bumi adalah ….
a. adanya perbedaan waktu
b. adanya pergantian siang dan malam
c. adanya pergantian musim
d. adanya peredaran semu harian benda-benda langit
4. Berikut ini yang bukan akibat dari revolusi bumi adalah ….
A. adanya pergantian musim
B. adanya perubahan lamanya waktu siang dan malam
C. terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke bulan
D. adanya pergantian siang dan malam
5. Gerakan planet berputar pada sumbunya disebut… .
a. evolusi
b. Revolusi
c. Rotasi
d. Vibrasi
6. Nama-nama anggota Tata Surya :
1. Uranus 4. Merkurius 7. Yupiter 2. Bumi 5. Neptunus 8. Saturnus 3. Mars 6. Venus
Urutan anggota tata surya tersebut dari yang terdekat sampai yang terjauh dari matahari ditunjukkan oleh nomor-nomor ….
A. 2 – 4 – 6 – 8 – 3 – 7 – 5 – 1
B. 4 – 1 – 8 – 7 – 3 – 2 – 6 – 5
C. 4 – 6 – 2 – 3 – 7 - 8 – 1 – 5
D. 5 – 3 - 4 – 6 – 2 – 3 – 8 – 1
7. Peristiwa alam berikut yang disebabkan oleh rotasi bumi adalah ….
a. Setiap hari matahari seolah-olah terbit dari timur dan tenggelam di barat.
b. Antara tanggal 21 Maret sampai 22 September di bagian bumi sebelah utara katulistiwa terjadi musim panas.
c. Pada suatu tempat di bumi, air laut mengalami pasang dan pada tempat lain mengalami surut
d. Pada suatu saat terjadi gerhana matahari total dan pada suatu saat tertentu terjadi gerhana matahari cincin.
8. Hukum yang menyatakan bahwa lintasan revolusi planet berbentuk elips yaitu hukum ... .
A. Geosentris
B. Heliosentris
C. II Keppler
D. I Keppler
9. Planet terbesar dalam tata surya yaitu ... .
A. Yupiter
B. Merkurius
C. Uranus
D. Neptunus
10. Planet yang tidak memiliki satelit ... .
A. Merkurius
B. Bumi
C. Neptunus
D. Mars
B. Kerjakan soal-soal berikut !
1. Apa perbedaan teori Geosentris dan teori Heliosentris !
2. Apakah perbedaan antara gerakan revolusi dan gerakan rotasi planet !
3. Tuliskan anggota planet dalam dan planet luar !
4. Apakah yang dimaksud dengan perihelium dan aphelium !
5. Apakah perbedaan antara meteorid, meteor dan meteorit !
Jumat, 11 April 2014
00.48
Roisah Elbaety
Di manapun kita pasti akan menemui cabang-cabang hidup,,
Dan disaat itu lah,,
Allah menguji kesabaran kita,
Menuntut kita untuk memilih,
Memilih sebuah jalan,,
Yang entah ada apa dibalik jalan itu,,
Tak perlu berlebih dalam memilih,,
Allah tahu kapasitas kita,,
Ia pun tahu yang terbaik untuk kita,,
Jalan Terbaik tak kan lari dari usaha terbaik,,
Pilih lah yang terbaik,
Jangan Gegabah,,
Serta kan Allah dalam memilih,,
Pasti tak kan salah arah,,
Start with the Best Plan- Do The Best- Get The Best- Allah Forever with Us
00.26
Roisah Elbaety
TATA SURYA DAN BENDA LANGIT DI SEKITARNYA
Tata surya adalah nama yang diberikan untuk sekelompok kecil benda- benda langit. Kelompok kecil tersebut terdiri dari matahari, bulan dan planet-planet, serta benda-benda langit lain. Matahari adalah pusat tata surya. Semua benda langit lain dalam tata surya berputar mengelilingi matahari karena ada gaya tarik yang besar dari matahari.
A. Anggota Tata Surya
1. Matahari
Matahari merupakan pusat tata surya sekaligus sumber cahaya dan panas. Delapan planet dalam tata surya bergerak mengelilingi matahari. Hal ini disebabkan karena matahari memilki gaya gravitasi paling besar dalam sistem tata surya.
Matahari merupakan bintang yang terdekat dengan bumi. Jarak antara matahari dengan bumi kira- kira 150 juta km. Matahari me- rupakan bola gas yang bercahaya. Lihat gambar 10.2! Suhu di permu- kaannya sekitar 6.000O C dan suhu intinya mencapai 15 juta derajat C. Diameter matahari kira-kira 109 kali diameter bumi.
a. Radiasi Matahari terhadap Kehidupan di bumi
Tahukah kamu apakah cahaya matahari itu? Bagaimana bentuknya? Apakegunaan cahaya matahari bagi kehidupan bumi?
Energy matahari dari permukaan matahari dipancarkan ke bumi dalam bentuk gelombang elektromagnetik (gelombang yang dapat merambat tanpa medium/ruang hampa). Hanya dalam bentuk gelombang elektromagnetik itulah energy matahari sampai di bumi. Hal itu disebabkan antara matahari dan bumi hanya terdapat ruang hampa.
Matahari sangat penting bagi kehidupan di bumi. Tanpa energy pancaran matahari, semua bentuk kehidupan ( manusia, hewan, tumbuhan) tidak dapat lestari. Pada malam hari, langit menjadi gelap karena satu-satunya sumber cahaya hayalah cahaya matahari.
Cahaya yang tampak pada matahari merupakan cahaya yang sudah kita kenal setiap hari yang dapat dilihat oleh mata. Cahaya matahari yang berwarna putih setelah terurai akan terlihat warna-warni seperti ada pelangi.
Cahaya matahari tersusun dari beberapa warna mengakibatkan mata kita dapat membedakan warna-warna benda yang ada di bumi. Ada daun hijau karena sinar matahari yang berwarna hijau dipantulkan oleh daun menuju mata kita. Bunga kelihatan warna merah, kuning, dan ungu karena cahaya matahari warna tersebut dipatulkan oleh bunga menuju mata kita.
Selain cahaya tampak, matahari juga mempunyai cahaya yang tak tampak oleh mata, misalnya sinar inframerah dan sinar ultraungu. Sinar inframerah memilikidampak panas yang besar. Sinar itu mampu menembus kabut dan awan setebal apapun karena panasnya yang tinggi.
Sinar inframerah berperan menguapkan air laut. Dengan menguapkan air laut, akan terjadi awan yang selanjutnya menjdi hujan. Hujan sangat diperlukan bagi kehidupan di bumi ini. Dengan adanya hujan, siklus air berjalan, sumber air tidak kering, serta hewan dan tumbuhan dapat hidup.
Sinar ultraviolet (ultraungu) sangat diperlukan bagi kehidupan di bumi ini. Proses asimilasi pada tumbuhan membutuhkan sinar ultraviolet. Sinar ultraungu juga diperlukan bagi pertumbuhan tulang manusia dan hewa-hewan karena sinar ultraungu mengubah provitamin D menjadi vitamin D.
Manfaat sinar matahari yang luar biasa dan digunakan manusia adalah energy panasnya. Panas matahari dapat mengeringkan barang-barang yang dijemur, misalnya baju, padi, dan kerupuk.
Sel surya memanfaatkan energy matahari, misalnya dalam bidang industry, perlistrikan, dan telekomunikasi. Setiap segi kehidupan di bumi ini dipengaruhi dan bergantung pada matahari. Bahkan, energy semua yang ada di bumi semuanya berasal dari matahari. Tumbuhan hidup dari matahari. Tumbuhan dierlukan binatang, dan binatang diperlukan manusia. timbunan tumbuh-tumbuhan dan binatang akan menjadi bahan tambang penghasil energy seperti minyak bumi dan batu bara. Minyak bumi dan batu bara dimanfaatkan untuk keperluan mahluk hidup khususnya manusia.
2. Planet
Planet adalah benda langit yang tidak memiliki cahaya. Planet hanya memantulkan cahaya matahari.Sampai saat ini, dalam tata surya dikenal 8 buah planet yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Delapan planet itu dikelompok- kan menjadi planet dalam dan planet luar. Planet dalam berada di antara bumi dan batahari. Planet dalam terdiri dari Merkurius dan Venus. Planet luar adalah planet yang terletak di luar orbit Bumi. Planet luar terdiri dari Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Tiap planet memiliki garis edar atau jalur edar saat mengelilingi matahari yang disebut orbit. Bidang yang dilalui planet saat beredar disebut bidang edar. Tiap planet juga memiliki ciri khusus hingga dapat langsung dikenali. Ada planet yang dekat dengan matahari, ada pula planet yang sangat dingin, ada planet yang memiliki satelit atau bulan, ada pula planet yang indah karena memiliki cincin. Seberapa jauh jarak planet dari matahari? Berapa besar ukuran planet tersebut dan adakah makhluk hidup yang tinggal di setiap planet?
b. Macam-macam Planet
Merkurius
Merkurius adalah planet paling dekat dengan Matahari. Suhu tertinggi di permukaan planet Merkurius bisa mencapai r 430o C .Bayangkan, tentu tidak ada makh- luk hidup yang dapat bertahan di sana, bukan? Jarak yang dekat itu membuat Merkurius menjadi pla- net paling cepat yang mengelilingi Matahari. Waktu yang diperlukan Merkurius untuk mengelilingi mata- hari adalah 88 hari.
Venus
Venus adalah planet yang sinarnya paling terang jika dilihat dari Bumi. Hal itu terjadi karena Ve- nus adalah planet yang jaraknya paling dekat dengan Bumi. Planet Venus tertutup oleh kabut tebal yang memantulkan sinar matahari. Venus sering disebut Bintang Fajar atau Bintang Kejora. Nama itu diberikan, karena Venus tampak seperti bintang di langit timur sebelum matahari terbit dan bersinar terang di langit barat sebelum matahari tenggelam. Arah rotasi Venus searah jarum jam (dari timur ke barat). Hal ini berbeda dengan planet-planet lain yang rotasi- nya berlawanan arah jarum jam. Sekali mengelilingi Matahari, Venus me- merlukan waktu 225 hari.
Bumi
Bumi tempat kita tinggal adalah planet paling istimewa. Sampai saat ini Bumi adalah satu-satunya planet yang dapat ditempati oleh makhluk hidup. Bumi pun merupakan satu-satunya planet yang ditutupi air serta dilapisi atmosfer. Lebih dari 75% muka bumi tertutup air. Air adalah sumber bagi kehidupan.
Dalam atmosfer terdapat oksigen yang digunakan makhluk hidup un- tuk bernapas. Atmosfer juga melindungi Bumi dari sengatan matahari yang sangat panas dan akibat buruk tabrakan benda-benda langit yang melintas di angkasa.
Bentuk bumi tidak bulat bundar. Kutub-kutubnya pepat atau rata dan bagian ekuatornya menggembung. Ekuator atau khatulistiwa adalah ga- ris khayal yang membagi Bumi men- jadi belahan utara dan selatan. Bumi mengelilingi Matahari selama 365,25 hari. Planet Bumi dapat kamu lihat pada gambar 10.5.
Mars
Mars dijuluki Planet Merah karena permukaan planet Mars tampak ber- warna merah. Warna merah disebab- kan oleh adanya debu yang menutupi. Mars memiliki atmosfer yang sangat tipis. Mars tidak memiliki air, tetapi di- temukan batuan es di kutubnya. Di planet Mars ternyata juga ditemukan banyak gunung berapi. Gunung api terkenal adalah Olympus yang tinggi- nya 3 kali gunung tertinggi di Bumi yaitu Mount Everest. Sekali mengelili- ngi matahari, Mars membutuhkan 687 hari.
Jupiter
Jupiter merupakan planet terbesar. Garis tengah Jupiter adalah 11 kali garis tengah Bumi. Seandainya Jupiter berupa lautan, tentu Bumi dapat di- tenggelamkan ke dalamnya. Meski- pun demikian untuk melihat Jupiter di- perlukan teleskop besar. Mengapa?
Karena planet ini sangat jauh letaknya dari Bumi. Jika kamu lihat foto Jupiter akan terlihat bercak besar yang menutupi permukaannya. Menurut penyelidikan, bercak itu adalah badai topan yang selalu terjadi di sana dan tidak pernah berhenti. Jupiter memerlukan 11,8 tahun untuk menge- lilingi Matahari.
Saturnus
Menurut para pengamat, Saturnus adalah planet terindah. Keindahan planet ini ditunjukkan oleh cincin sangat besar yang dimilikinya. Cincin itu terdiri atas milyaran orbit partikel kecil dari batuan, air, dan es. Waktu yang diperlukan Saturnus untuk menge- lilingi matahari satu kali adalah 29,5 tahun.
Uranus
Dalam tata surya, Uranus adalah planet kedua terbesar setelah Jupi- ter. Uranus memiliki cincin namun tak terlihat jelas dari Bumi seperti hal- nya cincin Saturnus. Arah rotasi Saturnus sama seperti Venus, dari timur ke barat..
Ciri lain planet Uranus adalah sumbu rotasinya hampir sejajar dengan lintasan revolusinya. Coba kamu perhatikan gambar 10.10! Satu kali mengelilingi Matahari, planet Uranus memerlukan waktu 84 tahun
Neptunus
Neptunus diambil dari nama Dewa Laut bangsa Yunani. Neptunus disebut planet biru kedua setelah Bumi. Neptunus terdiri dari unsur hidro- gen, helium, dan metana. Neptunus juga memiliki cincin, berjumlah 4, tapi tak seindah cincin Saturnus. Sekali mengelilingi Matahari, Neptunus memerlukan waktu 164,79 tahun
c. Revolusi Planet
Kedelapan planet beredar mengpereelilingi matahari. Peredaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi. Revolusi disebabkan oleh gaya grafitasi. Karena matahari memiliki massa paling besar di antara planet-planet maka gaya grafitasi matahari paling besar. Oleh karena itu, semua planet bergerak mengelilingi matahari.
Lintasan planet dalam mengelilingi matahari disebut orbit, sedangkan bidang datar tempat beredarnya planet disebut bidang edar. Bidang edar bumi disebut ekliptika. Waktu yang diperlukan oleh planet dalam sekali beredar mengelilingi matahari disebut kala revolusi atau periode revolusi. Periode revousi bumi ditetapkan dalam satu tahun (sama dengan 365,25 hari).
Aibat yang ditimbulkan karena revolusi Bumi, yaitu :
1. Berbedanya rasi bintang/ bintang ang dapat dilihat dari bumi
2. Tejadinya pergantian musim, terutama di daerah sub tropic utara dan selatan
Tabel pergantian musim
Belahan bum
Musim
21Des-21 Mrt
21Maret–1Juni
21Juni -21Sep
21Sep–21 Des
Utara
Dingin
Semi
Panas
Gugur
Selatan
Panas
Gugur
Dingiin
Semi
d. Gerakan planet mengelilingi matahari
Pendapat Copernicus dikenal dengan teori heliosentris, atau matahari sebagai pusat segalanya. Teori ini dapat diterima oleh astronom lain. Salah satu di antaranya adalah Johannes Kepler (1571-1630). Johannes Kepler mengajukan tiga hukum tentang pergerakan planet, yaitu sebagai berikut :
1. Hukum I Kepler
Pada hukum persamaannya, Kepler menjelaskan tentang bentuk lingkaran orbit planet. Bunyi hukum ini sebagai berikut.“Lintasan setiap planet mengelilingi matahari merupakan sebuah elips dengan matahari terletak pada salah satu titik fokusnyaGambaran orbit planet sesuai hukum I Kepler dapat dilihat seperti pada Gambar berikut ini
2. Hukum II Kepler
“Setiap planet bergerak sedemikian sehingga suatu garis khayal yang ditarik dari matahari ke planet tersebut mencakup daerah dengan luas yang sama dalam waktu yang sama.”
Coba kalian perhatikan Gambar berikut ini
Garis AM akan menyapau lurus hingga garis BM, luasnya sama dengan daerah yang disapu garis Cm hingga DM. Jika tAB = tCD. Hukum kedua ini juga menjelaskan bahwa dititik A dan B planet harus lebih cepat dibanding saat dititik C dan D.
3. Hukum III Kepler
Pada hukum ketiganya Kepler menjelaskan tentang periode revolusi planet. Periode revolusi planet ini dikaitkan dengan jari-jari orbit rata-ratanya. Perhatikan penjelasan berikut.
“Kuadrat periode planet mengitari matahari sebanding dengan pangkat tiga rata-rata planet dari matahari.”
Hubungan di atas dapat dirumuskan secara matematis seperti persamaan berikut.
e. Rotasi Planet
Selain planet beredar mengelilingi matahri, planat juga brputar pada sumbuya, disebut rotasi. Waktu yang diperlukan untuk sekali berotasi disebut denga kala rotasi atau periode rotasi.
Kala rotasi bumi, yaitu 23 jam 56 menit biasa disebut 24 jam. Akibat rotasi bumi, setiap saat setengah bagian bumi mendapat sinar matahari. Dn sebagian lainnya tidak mendapat sinar matahari. Bagian yang mendapat sinar matahari disebut siang hari dan yang tidak mendapatka n sinar matahari disebut malam hari. Sehingga akibat adanya rotasi ini terjadi pergantian siang dan malam di bumi.
3. Bulan sebagai satelit Bumi
Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, dan merupakan satelit alami terbesar ke-5 di Tata Surya. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari. Jarak rata-rata Bumi-Bulan dari pusat ke pusat adalah 384.403 km, sekitar 30 kali diameter Bumi. Diameter Bulan adalah 3.474 km, sedikit lebih kecil dari seperempat diameter Bumi. Ini berarti volume Bulan hanya sekitar 2 persen volume Bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17 persen daripada tarikan gravitasi Bumi. Bulan beredar mengelilingi Bumi sekali setiap 27,3 hari (periode orbit), dan variasi periodik dalam sistem Bumi-Bulan-Matahari bertanggung jawab atas terjadinya fase-fase Bulan yang berulang setiap 29,5 hari
4. Benda-benda langit lainnya
Asteroid
Asteroid adalah planet-planet kecil yang beredar mengelilingi matahari. Asteroid (artinya “seperti bintang”) disebut juga planetoid (artinya “planet kecil”). Tempat peredaran asteroid menyebar di antara lintasan peredaran planet Mars dan Yupiter, dan membentuk sabuk yang bagian tengahnya berjarak lebih kurang 2.8 satuan astronomi (sa) dari matahari. Asteroid tersusun dari batuan dan mineral logam beku. Sabuk asteroid utama terletak diantara Planet Mars dengan Planet Yupiter, benda langit ini yang membagi planet menjadi 2 bagian yaitu planet dalam yang terdiri dari Merkurius, Venus, Bumi, serta Mars dan planet luar yang terdiri dari Yupiter, Saturnus, Uranus, serta Neptunus.
Komet
Komet mempunyai arti “si rambut panjang”. Di Indonesia, komet dikenal dengan sebutan bintang berekor, bintang sapu, atau bintang kemukus, karena sesuai dengan penampakannya. Komet mengedari matahari dengan lintasan peredaran bentuk elips yang pipih. Bagian-bagian sebuah komet adalah inti, koma, awan hidrogen dan ekor.
Komet tampak paling terang dengan ekor paling panjang ketika berada di titik terdekat (titik perihelium) dari matahari. Setelah mencapai perihelium, komet bergerak menjauhi matahari. Dalam perjalanannya di ruang angkasa, komet kehilangan sebagian massanya sehingga ekornya semakin pendek dan memudar secara perlahan, akhirnya komet kehilangan sebagian massanya dan menghilang di angkasa (langit) sebagai bongkahan batuan komet. Tetapi bongkah batuan terus berlanjut mengitari matahari. Jadi, ekor komet berubah-ubah panjangnya sesuai dengan jaraknya dari matahari.
Satelit
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu.
Astronomer telah menemukan 146 satelit di tata surya kita. Jumlah ini tidak termasuk 6 satelit pada planet-planet kerdil, juga satelit kecil yang mengorbit beberapa asteroid dan benda langit lainnya. Ada 21 satelit yang menunggu konfirmasi resmi tentang penemuan mereka. Adapun Merkurius dan Venus tidak mempunyai satelit.Satelit beredar mengelilingi planet dan bersama-sama beredar mengelilingi matahari.Peredaran saletit mengelilingi planet disebut dengan gerak revolusi satelit. Satelit juga berotasi yaitu beredar mengelilingi sumbunya. Pada umumnya arah rotasi dan revolusi satelit sama dengan arah rotasi dan revulusi planetnya yaitu dari barat ketimur kecuali satelit planet neptunus. Planet yang di ketahui tidak mempunyai satelit adalah merkurius dan venus.
Meteor dan Meteorit
Di dalam ruang antarplanet, terdapat benda-benda kecil berupa batu, khusunya di sepanjang lintasan bumi. Jumlahnya banyak serta bentuk dan ukurannya bermacam-macam. Bumi sering berpapasan dengan kelompokkelompok batu ini. Gaya tarik gravitasi bumi dapat membuat sebagian di antara batu-batu dalam suatu kelompok bergerak menuju ke permukaan bumi. Akibat gesekan udara di dalam atmosfer bumi terhadap batu, timbullah panas dan terjadilah api yang membakarnya. Cahaya api itulah yang disebut meteor. Batu-batu yang berada di luar atmosfer disebut meteoroid dan yang jatuh ke permukaan bumi disebut meteorit.
Selasa, 01 April 2014
13.47
Roisah Elbaety
Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya ukuran tubuh yang meliputi tinggi, berat, dan volume tubuh yang bersifat ireversibel(tak dapat kembali ke bentuk semula).
Sebagai
contoh : pertambahan tinggi tanaman, pertambahan berat sapi, tubuh
anak-anak bertambah besar ketika menginjak remaja dan lain sebagainya.
Pertumbuhan bersifat kualitatif/punya nilai yang dapat diukur dalam
angka.
Selama hidupnya makhluk hidup selain mengalami pertumbuhan juga mengalami perkembangan.
Perkembangan merupakan
proses biologis makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan, dapat berupa
perubahan bentuk, susunan dan fungsi organ-organ tubuh menuju
kedewasaan/kesempurnaan. Sebagai contoh : perubahan biji menjadi
kecambah, perubahan telur menjadi anak ayam, pohon mangga berbunga.
Dalam perubahan tersebut perbedaan ukurannya tidak terlalu
besar/mencolok namun terjadi perubahan besar yang tidak dapat diukur
berupa perubahan bentuk.
Contoh perkembangan yang jelas
dapat dilihat dari siklus hidup kupu-kupu. Kupu-kupu mengalami
metamorfosis (proses perubahan bentuk selama pertumbuhan mahluk hidup
hingga mencapai bentuk dewasa) :
Proses perkembangan yang sudah
memasuki tahap akhir salah satu cirinya adalah kematangan organ-organ
reproduksi. Pada tumbuhan hal ini dapat diamati dengan jelas yakni
dengan munculnya bunga pada tumbuhan yang telah dewasa. Mengapa makhluk
hidup bereproduksi? Reproduksi merupakan salah satu usaha makhluk hidup
untuk mempertahankan kelestarian jenisnya.
Pada manusia kematangan organ-organ reproduksi ditandai dengan munculnya ciri-ciri kelamin sekunder :
Pria :
Muncul jakun
Muncul kumis dan janggut
suara membesar
Wanita :
Pinggul dan dada membesar
mengalami menstruasi
kulit menghalus
mengenai pertumbuhan dan perkembangan manusia akan dibahas sendiri ( Klik link ini : Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia )
1. Faktor Dalam Tubuh Makhluk Hidup (Internal)
a. Gen
Pada manusia kematangan organ-organ reproduksi ditandai dengan munculnya ciri-ciri kelamin sekunder :
Pria :
Muncul jakun
Muncul kumis dan janggut
suara membesar
Wanita :
Pinggul dan dada membesar
mengalami menstruasi
kulit menghalus
mengenai pertumbuhan dan perkembangan manusia akan dibahas sendiri ( Klik link ini : Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia )
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
1. Faktor Dalam Tubuh Makhluk Hidup (Internal)
a. Gen
Gen adalah substansi/materi pembawa
sifat yang diturunkan dari induk kepada anakannya. Gen mempengaruhi ciri
dan sifat makhluk hidup, misalnya bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna
kulit, warna bunga, warna bulu, rasa buah, dan sebagainya.
b. Hormon
Hormon
merupakan zat yang dihasilkan makhluk hidup yang berfungsi untuk
mengendalikan berbagai fungsi di dalam tubuh. Meskipun kadarnya sedikit,
hormon memberikan pengaruh yang nyata dalam pengaturan berbagai proses
dalam tubuh.
1) Hormon pada tumbuhan
Hormon
pada tumbuhan sering disebut fitohormon. Beberapa di antaranya adalah
auksin, sitokinin, giberelin, etilen, dan asam absisat.
a) Auksin,
berfungsi untuk memacu perpanjangan sel, merangsang pembentukan bunga,
buah, dan mengaktifkan kambium untuk membentuk sel-sel baru.
b) Sitokinin, memacu pembelahan sel serta mempercepat pembentukan akar dan tunas.
c) Giberelin,
merangsang pembelahan dan pembesaran sel serta merangsang perkecambahan
biji. Pada tumbuhan tertentu, giberelin dapat menyebabkan munculnya
bunga lebih cepat dan tinggi tanaman melebihi tanaman normal.
d) Etilen, berperan untuk menghambat pemanjangan batang, mempercepat penuaan buah, dan menyebabkan penuaan daun.
e) Asam absisat berperan dalam proses perontokan daun.
2) Hormon pada hewan
Beberapa hormon pertumbuhan pada hewan adalah sebagai berikut.
a) Tiroksin, mengendalikan pertumbuhan hewan. Pada katak hormon ini merangsang dimulainya proses metamorfosis.
b) Somatomedin, mempengaruhi pertumbuhan tulang.
c) Ekdison dan juvenil, mempengaruhi perkembangan fase larva dan fase dewasa, khususnya pada hewan Invertebrata.
3) Hormon pada manusia
Beberapa hormon pertumbuhan pada manusia antara lain sebagai berikut :
a) Hormon tiroksin,
dihasilkan oleh kelenjar gondok/tiroid. Hormon ini memengaruhi
pertumbuhan, perkembangan, dan metabolisme karbohidrat dalam tubuh.
Kekurangan hormon ini dapat mengakibatkan mixoedema yaitu kegemukan.
b) Hormon pertumbuhan (Growth hormon - GH), hormon ini dihasilkan oleh hipofisis bagian depan. Hormon ini disebut juga hormon somatotropin (STH).
Peranannya adalah memengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang. Seorang
anak tidak akan tumbuh dengan normal jika kekurangan hormon pertumbuhan.
Pada masa pertumbuhan, kelebihan hormon ini akan mengakibatkan
pertumbuhan raksasa (gigantisme), sebaliknya jika kekurangan akan menyebabkan kerdil (kretinisme).
Jika kelebihan hormon terjadi setelah dewasa, akan menyebabkan
membesarnya bagian tubuh tertentu, seperti pada hidung atau telinga.
Kelainan ini disebut akromegali.
c) Hormon testosteron, mengatur perkembangan organ reproduksi dan munculnya tanda-tanda kelamin se-
kunder pada pria.
d) Hormon estrogen/progresteron, mengatur perkembangan organ reproduksi dan munculnya tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita.
2. Faktor Luar (Eksternal)
Faktor luar yang mempengaruhi proses
pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup berasal dari faktor
lingkungan. Beberapa faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan makhluk hidup adalah sebagai berikut :
Makanan merupakan bahan baku dan
sumber energi yang digunakan untuk aktivitas, perumbuhan dan
perkembangan makhluk hidup. Kualitas dan kuantitas makanan akan
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Zat gizi yang
diperlukan manusia dan hewan adalah karbohidrat, protein, lemak,
vitamin, dan mineral. Sedangkan bagi tumbuhan, nutrisi yang diperlukan
berupa air dan zat hara yang terlarut dalam air maupun yang diperoleh
dari udara.
b. Suhu
c. Cahaya
Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.
Suhu
ini disebut suhu optimum, misalnya suhu tubuh manusia yang normal
adalah sekitar 37°C. Jenis bunga mawar yang tumbuh dan berbunga dengan
baik di pegunungan yang sejuk, ketika ditanam di daerah pantai yang
panas pertumbuhannya menjadi lambat dan tidak menghasilkan bunga yang
seindah sebelumnya.
Cahaya berpengaruh terhadap
pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Tumbuhan sangat membutuhkan
cahaya matahari untuk fotosintesis.
d. Air
Air merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Tanpa air, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup. Air merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh. Tanpa air, reaksi kimia dalam sel-sel tubuh tidak akan terjadi sehingga makhluk hidup tersebut akan mati.
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Air merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Tanpa air, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup. Air merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh. Tanpa air, reaksi kimia dalam sel-sel tubuh tidak akan terjadi sehingga makhluk hidup tersebut akan mati.
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
dimulai sejak perkecambahan biji. Kecambah kemudian berkembang menjadi
tumbuhan kecil yang sempurna. Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di
daerah meristematis (titik tumbuh), yaitu bagian yang mengandung
jaringan meristem. Jaringan ini terletak di ujung batang, ujung akar,
dan kambium.
1. Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi akibat aktivitas jaringan meristem primer atau disebut juga meristem apikal.
Jaringan meristem ini terdapat di ujung batang dan ujung akar. Akibat
pertumbuhan ini, akar dan batang tumbuhan bertambah panjang.
2. Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan
sekunder disebabkan oleh aktivitas jaringan meristem sekunder. Jaringan
meristem sekunder misalnya jaringan kambium pada batang tumbuhan
dikotil dan Gymnospermae. Sel-sel jaringan kambium senantiasa membelah.
Pembelahan ke arah dalam membentuk xilem atau kayu sedangkan pembelahan keluar membentuk floem atau kulit kayu. Akibat aktivitas jaringan meristem pada kambium, diameter batang dan akar bertambah besar.
Perkembangan pada tumbuhan merupakan diferensiasi atau spesialisasi sel atau bagian-bagian tumbuhan untuk melakukan fungsi khusus (menjadi dewasa). Perkembangan pada tingkat sel misalnya sel-sel hasil pembelahan jaringan meristem mengalami diferensiasi membentuk jaringan pengangkut, penyokong, pelindung dan lain sebagainya. Contoh perkembangan pada tingkat organ misalnya terbentuknya organ generatif yaitu munculnya bunga.
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan
Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan terjadi di seluruh bagian tubuh, berbeda dengan tumbuhan yang terjadi hanya di daerah meristem saja. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan diawali sejak terbentuknya zigot dari proses pembuahan dan terus terjadi hingga hewan mencapai usia dewasa.
1. Fase Embrionik
Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma (terjadi pembuahan/fertilisasi). Kemudian zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam beberapa tahap, yaitu pembelahan zigot, tahap morula, blastula, gastrula, dan organogenesis.
2. Fase Pascaembrionik
Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan lahir atau menetas hingga dewasa.
Perkembangan pada sebagian hewan dapat diamati dengan jelas melalui proses metamorfosisi
Metamorfosis
Berdasarkan prosesnya metamorfosis dibedakan menjadi dua :
a. Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis sempurna ditandai bentuk larva dengan hewan dewasa jauh berbeda. Tahapan dalam metamorfosis sempurna, Contoh metamorfosis sempurna misalnya pada katak dan kupu-kupu. Tahapan metamorfosis pada kupu-kupu adalah : telur → larva → pupa (kepompong) → dewasa (imago)
b. Metamorfosis Tidak Sempurna (Hemimetabola)
Serangga yang
mengalami metamorfosis tidak sempurna, bentuk serangga yang baru menetas
(nimfa) tidak jauh berbeda dengan bentuk serangga dewasa (imago).
Contoh metamorfosis tidak sempurna misalnya pada jangkrik dan belalang.
Urutan daur hidup serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna
adalah sebagai berikut : telur → nimfa → dewasa (imago)
Perkembangan pada tumbuhan merupakan diferensiasi atau spesialisasi sel atau bagian-bagian tumbuhan untuk melakukan fungsi khusus (menjadi dewasa). Perkembangan pada tingkat sel misalnya sel-sel hasil pembelahan jaringan meristem mengalami diferensiasi membentuk jaringan pengangkut, penyokong, pelindung dan lain sebagainya. Contoh perkembangan pada tingkat organ misalnya terbentuknya organ generatif yaitu munculnya bunga.
Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan
Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan terjadi di seluruh bagian tubuh, berbeda dengan tumbuhan yang terjadi hanya di daerah meristem saja. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan diawali sejak terbentuknya zigot dari proses pembuahan dan terus terjadi hingga hewan mencapai usia dewasa.
1. Fase Embrionik
Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma (terjadi pembuahan/fertilisasi). Kemudian zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam beberapa tahap, yaitu pembelahan zigot, tahap morula, blastula, gastrula, dan organogenesis.
2. Fase Pascaembrionik
Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan lahir atau menetas hingga dewasa.
Perkembangan pada sebagian hewan dapat diamati dengan jelas melalui proses metamorfosisi
Metamorfosis
Metamorfosis adalah peristiwa
perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dimulai dari larva sampai
dewasa. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis adalah katak. Katak
pada awalnya berupa berudu/kecebong yang hidup di air dan bernapas
dengan insang luar tetapi kemudian berganti menjadi insang dalam.
Beberapa waktu kemudian terbentuk tutup insang dan kaki belakang.
Setelah berumur tiga bulan, berudu mengalami metamorfosis yang ditandai
terbentuknya paru-paru dan empat kaki, hilangnya insang dan ekor, lalu
menjadi bentuk katak yang hidup di darat.
Berdasarkan prosesnya metamorfosis dibedakan menjadi dua :
a. Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis sempurna ditandai bentuk larva dengan hewan dewasa jauh berbeda. Tahapan dalam metamorfosis sempurna, Contoh metamorfosis sempurna misalnya pada katak dan kupu-kupu. Tahapan metamorfosis pada kupu-kupu adalah : telur → larva → pupa (kepompong) → dewasa (imago)
b. Metamorfosis Tidak Sempurna (Hemimetabola)
Langganan:
Postingan (Atom)
RSS Feed
Twitter



